Kamis, 12 September 2013

Para Ilmuwan Jenius Yang Sewaktu Kecilnya Dianggap Bodoh




1. James Watt

O3pwAF1.jpg

James Watt (Greenock, Skotlandia, 19 Januari 1736 – Birmingham, Inggris, 19 Agustus 1819) ialah seorang insinyur besar dari Skotlandia, Britania Raya. Ia berhasil menciptakan mesin uap pertama yang efisien. Ternyata mesin uap ini merupakan salah satu kekuatan yang mendorong terjadinya Revolusi Industri, khususnya di Britania dan Eropa pada umumnya. Untuk menghargai jasanya, nama belakangnya yaitu Watt digunakan sebagai nama satuan daya, misalnya daya mesin dan daya listrik.


James Watt, orang Skotlandia yang sering dihubungkan dengan penemu mesin uap, adalah tokoh kunci Revolusi Industri. Sebenarnya, Watt bukanlah orang pertama yang membikin mesin uap. Rancangan serupa disusun pula oleh Hero dari Iskandariah pada awal tahun Masehi. Di tahun 1686 Thomas Savery membikin paten sebuah mesin uap yang digunakan untuk memompa air, dan di tahun 1712, seorang Inggris Thomas Newcomen, membikin pula paten barang serupa dengan versi yang lebih sempurna, namun mesin ciptaan Newcomen masih bermutu rendah dan kurang efisien, hanya bisa digunakan untuk pompa air dari tambang batubara.


2. Archimedes

nCCg7YC.jpg

Archimedes fisikawan dan matematikawan Yunani (sekitar 287 SM – 212 SM) melalui teorinya tekanan “gaya apung yang bekerja pada suatu benda di dalam suatu fluida sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda itu” sebagian orang disekelilingnya menganggap dia “gila” apalagi ketika dia kegirangan karena menemukan kesimpulan dari teorinya. Archimides yang sudah lama melakukan penelitian dia menemukan kesimpulan dari penelitiannya ketika mandi dibak – seperti biasa orang yang mau mandi: tanpa baju, tanpa celana, tanpa sehelai benangpun alias telanjang atau bugil – Archimedes menyadari kalau air dalam bak mandi yang tadinya tidak penuh kemudian meluber tumpah ketika dia masuk kedalamnya. Saking girangnya Archimedes langsung lari sambil berteriak ”eureka…. eureka… eureka…” (saya menemukan… saya menemukan …), dia baru sadar setelah lama dia berlari bahwa dia telanjang atau bugil, lingkungan sekitarnya jadi semakin yakin Archimedes gila.


Anggapan itu ternyata keliru karena hampir semua sekolah si dunia sekarang mempelajarai teorinya. Dia juga seorang matematikawan, astronom, filsuf, fisikawan. Hal tersebut hanya sebagian kecil perlakuan aneh yang menimpa ilmuwan genius. Berhikmah dari kisah tersebut, kemungkiinan banyak guru, orang tua, lingkungan, yang salah melakukan “assessment” kepada anak didik atau orang disekitarnya. Guru terutama, seharusnya memiliki kemampuan melakukan ‘assessment’ yang baik terntang perilaku anak, sebab dipastikan dilingkungan sekitar kita terdapat anak-anak yang memiliki perilaku unik sehingga memerlukan pembelajaran dengan layanan khusus agar mereka menguasai pengetahuan atau sains.


3. Stephen Hawking

7ReJTpN.jpg

Hawking lahir di Oxford, Britania Raya pada tanggal 8 Januari 1942. Melihat kesuksesan nya sekarang, tidak ada yang mengetahui bahwa masa kecil amat kelam. Hawking mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis ketika ia berumur 8 tahun dan ketika ia berumur 12 tahun, teman-teman nya pernah bertaruh sekantong permen bahwa Hawking tak akan mempunyai masa depan dan tidak akan menjadi apa- apa. Setelah lulus dari sekolah, Hawking pun melanjutkan pendidikan akademik nya ke Universitas Oxford, tempat dimana ayah nya dulu bersekolah, dan mengambil jurusan fisika. Setelah menerima gelar Bachelor di Oxford pada tahun 1962, ia masih tetap tinggal di Oxford untuk memperlajari anatomi. Namun, ia memutuskan untuk pergi karena materi pembelajaran tidak cocok dengannya. Hawking pun lalu masuk ke Triniti Hall, Cambridge untuk mempelajari astronomi teoritis dan kosmologi. Dari pengetahuan yang ia dapatkan, ia dapat membuat teori-teori yang banyak membantu dunia sains.


Teori- teori yang paling terkenal adalah teori Blackhole, gravitasi kuantum, radiasi Hawking dan teori kosmolog. Namun tidak berselang lama setelah tiba di Cambridge, gejala penyakit sclerosis lateral amiotrofik pun mulai muncul dan pada tahun 1974, Hawking tidak bisa makan dan bangun dari tempat tidur sendiri. Suaranya lambat laun menjadi tidak jelas. Pada tahun 1985, ia terkena penyakit pneumonia yang membuat nya tidak bisa berbicara. Hawking meyakini bahwa alien itu benar benar ada. Ia berkata: "Menurut otak matematisku, angka menunjukan bahwa keberadaan alien sangatlah rasional. Tantangan terbesar adalah memperkirakan seperti apakah alien itu." .


Hawking juga adalah seorang ateis, ini di ketahui pasca perceraian nya dengan Jane yang merupakan istri pertamanya. Pada tahun 2010, Stephen Hawking pernah mengemukakan bahwa Tuhan bukan pencipta alam semesta melalui telegraf. Pendapatnya ini mendapatkan kecaman serius dari kaum religius.


4. Albert Einstein

z9LCAOs.jpg

Einstein lahir pada tanggal 14 Maret 1879 di sebuah kota di Jerman yang bernama Ulm. Keluarga Einstein bukanlah keluarga yang dapat di katakan mampu untuk menompang hidup. Keluarga ini pun harus berpindah pindah untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Semasa sekolah, dia selalu di anggap bodoh di sekolahnya karena dia sangat lamban dalam menyerap pelajaran yang di berikan. Bahkan adapula yang mengatakan bahwa dia adalah idiot dan dungu.


Einstein memang anak yang mengidap autisme dan merupakan anak yang terlambat bicara. Namun keterbatasan itu tidak membuatnya patah semangat ataupun putus asa. Pada tahun 1921, Einstein di anugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika atas kepandaian nya yang dapat mengemukakan teori relativitas yang di kenal dengan rumus Einstein yaitu E = mc².


Teori relativitas menyumbangkan banyak pengembangan dalam bidang matematika dan fisika. Bila kita melihat kembali ke masa dimana Einstein merupakan anak yang di katai bodoh dan dungu, kita dapat melihat sendiri bahwa dengan keyakinan dan keteguhan hati nya, dia dapat menjadi ilmuwan terkemuka yang di kenal oleh seluruh dunia. Bahkan ada cerita menarik dari seorang guru yang memberikan teka teki integral yang sangat sulit kepada muridnya. Dia mengatakan bahwa teka teki integral bukanlah trik, namun murni logika. Albert Einstein sendiri merupakan penyusun daripada teka teki integral tersebut dan di ketahui bahwa hanya terdapat 2% dari penduduk dunia yang dapat memecahkan teka teki Integral tersebut.


5. Thomas Alva Edison

p4OUzmI.jpg

Thomas Alva Edison pernah di anggap bodoh karena selalu mempertanyakan jawaban gurunya. Oleh karena keingintahuannya yang tinggi itu, ia pun di keluarkan dari sekolah. Pendidikan formal yang ia tempuh di sekolah hanya bertahan selama 3 bulan. Beruntung ibu Thomas dahulu adalah seorang guru, sehingga ia dapat mengajar Thomas beberapa hal yang ia ketahui.


Siapa yang dapat menyangka berkat kerja keras seorang Thomas Alva Edison selama bertahun tahun dengan melakukan percobaan sebanyak 999 kali dan hanya mendapat pendidikan di sekolah selama 3 bulan itu merupakan seorang inventor bola lampu pijar. Bukan hanya menciptakan bola lampu pijar yang bertahan selama 40 jam, Thomas Alva Edison juga telah menciptakan 1.092 penemuan yang merupakan hak patennya. Namun di antara 1.093 penemuannya, Bola lampu pijar merupakan ciptaannya yang paling populer.


Di bandingkan ilmuwan yang memiliki tingkat akademis tinggi yang telah melakukan percobaan hingga 50 tahun hanya untuk menciptakan penerangan yang tahan lama, Thomas Alva Edison dengan semangat dan keyakinan akan karya nya telah menciptakan bola lampu pijar.


6. Charles Darwin

1835250-FDMFOHY.jpg

Darwin yang lahir pada 12 februari 1809 di Shrewsbury, Inggris dan meninggal di Kent, Inggris pada tanggal 19 april 1886 di umurnya yang ke 72. Saat duduk di bangku sekolah dasar, Darwin tidak menunjukan prestasi di bidang akademik bahkan sering kali dia di anggap bodoh karena pada tahapan belajarnya, ia tidak memperoleh kemajuan.


Ayahnya sendiri pun pernah berkata bahwa Darwin hanyalah anak yang memalukan keluarga. Ayah nya yang sudah pasrah dengan Darwin pun menyarankan nya untuk masuk dan belajar di Christ’s College untuk belajar teologi dan menjadi pendeta. Namun Darwin memperlihatkan minatnya di bidang geologi yang berhubungan dengan serangga, tanaman dan benda benda geologi lainnya. Dia pun menjadi seorang pecinta alam dan ikut dalam ekspedisi HMS Beagle.


Tim HMS Beagle berlayar dan mengunjungi banyak negeri di lautan Pasifik Selatan. Setelah perjalanan itu, Ia mengembangkan minatnya dengan meneleti serangga dan spesies spesies langka. Buku Thomas Malthus yang berjudul “Essay on the Principle of Population” pun sangat mempengaruhi nya untuk mendalami minatnya. Buku itu mengatakan bahwa pertambahan jumlah populasi harus sesuai dengan persediaan makanan, bila tidak akan terjadi persaingan untuk mendapatkan makanan.


Minatnya pun terus berkembang hingga menghasilkan buku yang berjudul The Origin of Species. Buku ini menjadi sangat terkenal karena di dalam buku ini menjelaskan banyak tentang teori evolusi. Teori ini menyumbangkan banyak ilmu bagi para peniliti dan ilmuwan sekarang.


7. Aristotles Onassis

juw5rQz.jpg

Di sekolah, ia bodoh dan suka mencari perkara, mengikuti contoh banyak orang kaya. Tidak aneh kalau ia diusir dari beberapa sekolah. Ia paling sering menduduki ranking terbawah di kelasnya. Salah seorang gurunya berkata: entah mau jadi apa anak bodoh ini. Teman-teman sekelas memuja dia, tetapi guru guru dan keluarganya berputus asa.


Selagi ia masih muda, dengan mudah orang dapat melihat bahwa dia akan menjadi seorang di antara mereka yang akan menghancurkan diri sama sekali atau sukses secara gilang-gemilang. Walaupun raportnya di sekolah jauh dari bagus, bakatnya untuk berdagang dan mencari uang telah tampak sejak dini. Akhirnya dia menjadi seorang milyuner. Bahkan pada masa tuanya dia menikah dengan Jaqueline janda mendiang Presiden Kennedy dari USA yg terkenal sangat cantik .





Referensi sumber

kata kunci : ilmuan yang dianggap bodoh , orang pintar yang dianggap bodoh , sosok jenius dari orang bodoh , ilmuwan jenius yang dianggap bodoh , pakar ilmu yang kecilnya bodoh , kenapa ilmuan dari orang bodoh , orang bodoh ternyata jenius.

Tidak ada komentar: