Kamis, 28 Juni 2012

Masih Haruskah Indonesia Tetap Bersatu Demi Rasa Keadilan ???


Sesuai judul di atas walau bernada provokasi namun sebenarnya hanya meninjau apa yang tengah terjadi dalam keadaan sekarang.
Indonesia yang terdiri dari beberapa pulau secara otomatis adalah negara yang wilayahnya terpisah satu sama lainnya,dengan keadaan ini tentunya peninjauan dari pusat tidak akan pernah secara detail menelurusi perkembangan suatu daerah,misalnya saja daerah pedalaman....


Jika kita cermati sebuah ibu kota yakni Jakarta ,terlalu besar persentase rakyat yang hidupnya teraibaikan oleh kebijakan yang terasa aneh,meskipun kebijakan itu terdengar menjanjikan... ya,bisa kita lihat masyarakatnya yang tinggal didekat sungai,dimana sungainya penuh dengan sampah dengan pencemaran airnya yang luar biasa baik dari masyarKat itu sendiri juga oleh pabrik-pabrik yang entah punya hati. Disudut lain saya ambil contoh di Pulo Gadung,sulit sekali ditemukan pemandangan asri yang menghibur mata di siang hari,lalu mana rumah masyarakatnya ? Ternyata berada di sudut dalam yang juga banyak berupa kost dan sejenisnya... mereka semua tergusur secara real oleh pabrik dan badan jalan.... sementara sebuah tempat yang letaknya bagus semisal di Kelapa Gading hanya ditempati oleh orang-orang kaya,rumah berpagar besi dengan post penjaga didepan jalan masuk..ini menandakan sebuah ketidakadilan berlaku pada hak yang sama,lagi-lagi kaum lemah dikesampingkan.


Meninjau dari ini marilah kita geser lensa kita pada gambaran wilayah lain masih di indonesia,kita lihat daerah Papua,Irian Jaya,Merupakan daerah yang kaya hasil alamnya, daerah yang punya prestasi dalam olahraga tapi apa ? Keadaannya masih ditelantarkan... lalu bagaimana membangun wilayah ini menjadi lebih maju dan setaraf wilayah pusat untuk tekhnologi dan informasi ? Saya kira hanya sekian kecil persen yang dipikirkan pamerintah pusat,seharusnya setiap waktu atau paling tidak setiap minggu harus ada profosal dan gagasan dari tiap pamerintah daerah diajukan ke pamerintah pusat,misalnya saja 3 hari sekali.. ya, sebuah usulan yang berbeda-beda untuk pembangunan,artinya akan banyak kreasi untuk kemajuan suatu daerah yang paling tidak salah satunya harus di kabulkan,contoh : pengadaan alat transformasi,perbaikan jalan & rehabilitasi sarana pendidikan,berikan komposisi yang standar jika hasil akhir divonis dengan hasil standar juga,jangan langsung pukul rata dengan standarisasi daerah lain.(ini hanya ide bodoh sayasaja.. )


Dan mari kita lipat dua peta indonesia,dimana pemandangan kita akan jatuh di daerah Kalimantan,Kalimantan adalah sebuah daerah dengan hasil bumi terbesar di indonesia,sebut saja Kalimantan Timur yang tak henti-hentinya mengirim batubara ke Wilayah Pusat,namun lihat keadaan alamnya.... harga barang akan berlipat ganda tak terbayangkan jika sudah memasuki wilayah pedalamannya...ya,lagi-lagi karna transportasi yang belum memadai,jalan yang rusak dan sebagian daerah hanya mengandalkan jalur sungai,terlalu banyak badan jalan tanpa aspal menuju kesuatu daerah.... Dan mungkin kita masih ingat dengan adanya pembatasan minyak yang berlebihan untuk kalimantan beberapa bulan lalu oleh pamerintah pusat,sehingga terjadi lonjakan harga yang tidak memihak dimana di daerah jakarta ±Rp.5000 tapi di kalimantan Rp.30.000/liter-nya...sungguh tidak manusiawi.

Namun ini hanyalah bagian kecil,hati ingin mengatakan apa yang sebenarnya terjadi namun tangan & mulut tak mampu berkata sempurna,demikian kejamnya perasaan ketidakadilan itu.... ya sudahlah,karna kajian ini adalah untuk mengadakan neraca perbandingan dengan negara disamping kita.... Kalimantan satu-satunya wilayah dengan 3 negara,yakni : Indonesia , Malaysia , Dan si Cantik Budaya Brunai Darussalam....Kali ini saya mengambil sebuah negara yang komposisinya hampir sama dengan indonesia,yang mempunyai wilayah terpisah,Yakni Negara Malaysia.... Malaysia adalah negara yang saya katakan lebih maju dari Indonesia padahal indonesia lebih dahulu merdeka,tapi bukan ini masalahnya.....masalahnya adalah tentang wilayah yang sama terpisah dengan Indonesia,Malaysia terpisah dengan wilayah Sarawak sedangkan Indonesia lebih pecah lagi pulau-pulaunya.... Kita kaji tentang Malaysia,Malaysia yang maju hanya berkisar di Wilayah Ibu kota yaitu Pulau yang ditempati Kota Kuala Lumpur sedangkan wilayah Sarawak tak berbeda jauh dengan wilayah tertinggal lainnya.... Dilihat dari ini tentunya akan memaksa kita mengakui bahwa "Negara dengan Wilayah terpisah SANGAT SULIT untuk maju" lalu apa yang harus dilakukan ? Haruskah Indonesia melepas pulau-pulaunya menjadi negara baru demi masyarakat bisa merasakan keadilan merata ditiap pulaunya ? Atau tetap di vonis mendekam diam menjadi wilayah yang di anaktirikan ? Atau ada kebijakan lain yang terpaksa didengar menjadi dongeng sebelum tidur ? Entahlah.....



Catatan :

★★★Ini hanya pengamatan dan opini sederhana saya saja,mengapa saya katakan ini ? Karna pada kenyataannya saya sebagai pribadi merasa jauh dari pamerintah yang dulu berjanji dekat dengan rakyat,ahmmm... ternyata pamerintah lebih dekat pada korupsi daripada kepada rakyat ...ok lah kalau begitu...cukup sampai disini, saya mohon maaf jika berlebihan tapi ini jujur dari hati :D ,

:D Dan juga jangan lupa tinggalkan komentar sobat sebebas-bebasnya disini.... :D


:mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:

Tidak ada komentar: