Senin, 28 November 2011

Benar-benar Malam


  • Benar-benar malam saat kamu menikam

    Benarkah rinduimu haram ?

    Taukah,takdir bukan hanya kebetulan,

    Cinta memang begitu lembut,lumrah konstelasiku kau bawa larut....

    Hmmm....benar-benar darah airmata ini sudah

    Gaduh & runtuh kalbuku berderak

    Tak puasku kau rampas,

    Kau tlah bawaku hidup untuk melukis

    Kau juga yang bawaku bersandiwara dilukisan itu,

    Oh,sayang.....

    Ingatkah alasan lalu,mengapa kau tinggalku digoresan kanvasmu....

    Benar-benar keji tatapmu memasung

    Liar kau kalah dalam nama Tuhan

    Oh pipit-pipit kecil

    Sesekali lemparkan sayapmu keparas manisnya

    Hina dia dan kutuk dustanya

    Sampaikan padanya rinduku terbunuh kepagian...

    Benar-benar malam,dan aq mulai tenggelam.

Tidak ada komentar: